Showing posts with label Kasih Sayang. Show all posts
Showing posts with label Kasih Sayang. Show all posts

Sunday, February 28, 2016

WANITA YANG BERUNTUNG [Lucky Lady]


wanita beruntung, lucky lady



Suasana pagi itu sangat sibuk. Jam menunjukkan pukul 8:30 ketika seorang lelaki tua umur 80-an masuk untuk meminta agar jahitan di ibu jarinya dilepas. Ia berkata bahwa ia sedang terburu-buru karena ada janji pukul 9:00. Aku memahami gelagatnya lalu memintanya untuk duduk. Aku tahu pekerjaan ini akan memakan waktu lebih dari satu jam sebelum orang lain bisa menemuinya.

Aku perhatikan ia melihat jamnya lalu memutuskan untuk dilepas jahitannya. Karena saat itu aku sedang tak sibuk dgn pasien-pasien lain, maka kuteliti luka di ibu jarinya. Ternyata lukanya telah sembuh dengan baik, lalu kukatakan kepada salah seorang dokter apa yg hendak kulakukan. Aku lalu menyiapkan peralatan & barang-barang yang kuperlukan untuk melepas jahitan dan membalut lukanya.

Sambil merawat lukanya aku terlibat dalam pembicaraan dengannya. Aku bertanya apakah pagi ini ia punya janji dengan salah seorang dokter di sini karena ia tampak begitu terburu-buru. Ia menjawab tidak, ia harus pergi ke rumah perawatan (nursing home) untuk sarapan bersama istrinya. Aku lalu bertanya tentang keadaan istrinya. Ia berkata bahwa istrinya menderita Alzheimer dan belum lama dirawat di tempat itu.

Sambil mengobrol, kuselesaikan balutan di ibu jarinya. Aku bertanya apakah istrinya akan merasa khawatir bahwa hari ini ia agak terlambat. Ia menjawab bahwa istrinya sudah lima tahun tidak lagi mengenalinya. Aku merasa terkejut dan bertanya, “Apakah kau pergi ke sana setiap hari meski istrimu sudah tidak mengenalimu?”

Ia tersenyum, menepuk tanganku lalu berkata, “Benar ia tidak mengenaliku, tapi aku kan mengenalinya!”

Aku harus menahan tangis haruku ketika ia pergi. Aku merenung, “Ini adalah jenis cinta yang kuharapkan dalam hidupku.”

Sungguh istrinya adalah wanita yang beruntung.  Seharusnya kita semua memiliki cinta semacam ini.  Cinta sejati tidak bersifat jasmani, dan tak pula hanya bersifat romantis. Cinta sejati adalah kesediaan untuk menerima apa adanya, dan kerelaan untuk menerima apa yang telah, apa yang akan dan apa yang tidak akan terjadi.

Sahabat yang baik seperti bintang di langit.  Kau tidak dapat selalu melihatnya, namun kau tahu bahwa mereka ada di luar sana.

(Unknown Author)

CINTA, SUKSES DAN KAYA (3 Men)

cinta, sukses, kaya


Seorang wanita yang keluar rumah mendapati di halaman depan ada tiga kakek berjenggot putih dan panjang.

“Saya kira, saya tidak kenal kalian, tapi kalian pasti lapar. Silakan masuk untuk makan,” kata wanita itu.

“Apakah suamimu dirumah?” tanya meraka.

“Tidak” jawab wanita itu, “Ia sedang keluar”.

“Kalau demikian kami tidak bisa masuk” kata mereka.

Ketika hari telah sore dan suaminya telah datang, wanita itu bercerita kepadanya tentang apa yang terjadi di rumahnya.

“Beritahu mereka, aku telah datang dan mereka dipersilakan masuk,” kata suaminya.

Wanita itu lalu keluar untuk mengundang mereka.

“Kami tidak masuk rumah bersama-sama,” jawab mereka.

“Mengapa demikian?” tanya wanita itu.

Salah seorang dari mereka berkata, “nama dia KAYA,” katanya sambil menunjuk salah seorang temannya, lalu ia menunjuk temannya yang lain, “nama dia SUKSES, dan aku sendiri bernama CINTA”

Ia kemudian melanjutkan, “Nah, sekarang bicarakan dengan suamimu, siapa di antara kita yang akan kalian undang ke dalam rumah kalian”.

Wanita itu masuk lagi lalu menceritakan kepada suaminya pembicaraan mereka. Suaminya merasa heran, “wow…, alangkah anehnya. Kalau demikian, marilah kita undang KAYA.
Biarkan dia masuk dan mengisi rumah kita dengan kekayaan”.

Tapi istrinya tidak setuju.

“Sayang… mengapa tidak kita undang SUKSES?” kata istrinya.

Menantu perempuan mereka yang sejak tadi mendengarkan dari sudut rumah mengusulkan, “Apakah tidak lebih baik kita undang CINTA? rumah kita nanti akan dipenuhi oleh cinta”

“Benar! Mari kita ikuti saran menantu kita,”kata sang suami kepada istrinya. “Panggilah cinta untuk menjadi tamu kita”.

CINTA bangun dan berjalan ke arah rumah. Kedua orang tua yang lain bangkit mengikuti CINTA. Merasa heran, wanita itu bertanya kepada KAYA dan SUKSES, “Aku hanya mengundang CINTA, mengapa kalian berdua ikut masuk?”

Mereka berkata “ Kalau kau mangundang KAYA atau SUKSES, maka dua orang dari kami akan tetap tinggal di luar. Tetapi karena kau mengundang CINTA, kemana pun ia pergi, kami berdua selalu mengikutinya.”

(Author Unknown)

Saturday, February 27, 2016

RACUN (Poison)

racun, poison



Dahulu kala di negeri Cina, seorang gadis bernama Li-Li menikah lalu hidup bersama suami dan ibu mertuanya. Belum lama tinggal di rumah itu, Li-Li telah merasa bahwa ia sama sekali tidak bisa akur dengan ibu mertuanya. Mertuanya mempunyai watak sangat berbeda, banyak kebiasaannya yang menjengkelkan Li-Li, belum lagi ia selalu mencela Li-Li.

Hari berganti minggu, minggu berganti bulan Li-Li dan mertuanya selalu terlibat dalam perdebatan dan permusuhan. Dan yang membuat keadaan semakin buruk adalah, menurut tradisi Cina, Li-Li harus membungkukan badan kepada ibu mertuanya dan mena’ati kehendaknya. Semua amarah dan ketidakbahagiaan di rumah tangga membuat suami Li-Li menjadi tertekan.

Akhirnya Li-Li tidak sanggup lagi menghadapi watak buruk dan sifat diktator ibu mertuanya. Ia memutuskan untuk berbuat sesuatu. Kemudian pergilah ia menemui tuan Huang, sahabat baik ayahnya, yang pekerjaannya menjual berbagai ramuan tradisional. Ia menceritakan masalah yang dihadapinya dan memohon kiranya boleh meminta racun sehingga ia bisa menyelesaikan semua problem yang dihadapinya.

Tuan Huang berpikir sejenak lalu berkata, “Li-Li, aku akan membantumu, tapi kau harus menaati peintahku!”

“Baik, Tuan Huang, aku akan melakukan apa saja perintahmu,” jawab Li-Li

Tuan Huang pergi ke ruang belakang beberapa menit, kemudian muncuk dengan sebuah bungkusan di tangannya.

“Kau tidak boleh meggunakan racun yang keras untuk menyingkirkan ibu mertuamu, karena orang-orang nanti akan curiga. Ku beri kau beberapa ramuan yang perlahan-lahan akan menimbun racun di tubuhnya. Setiap hari siapkan masakan yang lezat, lalu masukkan sedikit ramuan ini ke dalam mangkuknya. Nah, agar tidak membuat orang lain curiga sepeninggalnya nanti, mulai sekarang mulailah bersikap manis kepadanya. Jangan berdebat lagi dengannya, taatilah segala perintahnya, dan perlakukan dia sebagai orang tuamu” Kata Tuan Huang.

Li-Li merasa sangat senang berterima kasih kepada Tuan Huang. Ia segera kembali ke rumah untuk mulai melaksanakan rencananya. Minggu berganti bulan, waktu terus berjalan dan tiap hari Li-Li menghidangkan makan khusus untuk ibu mertuanya. Ia ingat betul nasehat Tuan Huang agar tidak bertindak mencurigakan. Ia lalu mengendalikan amarahnya, mentaati mertuanya dan memperlakukannya seperti ibunya sendiri.

Setelah 6 bulan, keadaan rumah tangga mereka berubah. Li-Li selalu mengendalikan diri sehingga hampir tidak pernah marah atau jengkel lagi. Ia tidak pernah lagi berdebat, karena ibu mertuanya sekarang tampak lebih ramah dan mudah dilayani.

Sikap sang mertua terhadap Li-Li pun berubah, ia mulai menyayangi Li-Li seperti anak kandungnya sendiri. Ia selalu bekata kepada kerabat dan temannya bahwa Li-Li adalah menantu yang paling baik. Li-Li dan mertuanya; satu dengan lainnya, sekarang bersifat seperti anak dan ibu kandungnya sendiri. Suami Li-Li tentu saja merasa bahagia menyaksikan perubahan ini.

Suatu hari Li-Li menemui Tuan Huang untuk memohon pertolongannya lagi. “Tuan Huang yang saya hormati, tolong bantu aku untuk menyelamatkan mertuaku dari racun itu! Ia berubah menjadi wanita yang sangat baik. Aku sekarang mencintainya seperti ibuku sendiri. Aku tidak ingin dia mati karena racun yang ku berikan kepadanya.”
Tuan Huan tersenyum dan menganggukan kepalanya, “Li-Li, tak ada yang perlu kau khawatirkan. Aku tak pernah memberi racun. Ramuan yang ku berikan kepadamu adalah vitamin dan obat kuat untuk memperbaiki kesehatan mertuamu. Racun yang sebenarnya tersimpan dalam pikiran dan sikapmu terhadapnya. Namun, semua racun itu sekarang telah terkikis habis oleh kasih sayang yang kau berikan kepadanya.”


                                                                     ******

Pernahkah kau sadari bahwa bagaimana kau memperlakukan orang lain adalah bagaimana orang lain itu juga akan memperlakukanmu. Ada pepatah cina berbunyi: orang yang mencintai orang lain akan mendapatkan balasan cinta dari orang itu.

(Author Unknown)

Friday, February 26, 2016

CINTA (A Succesful Relationship)

cinta, pasangan tua


Sepasang suami istri yang telah menika selama 11 tahun akhirnya dikaruniai anak pertama. Keduanya saling mencinta dan anak itu adalah buah hati mereka

Suatu pagi hari, ketika si anak telah berumur dua tahun, suami melihat botol obat terbuka. Karena takut terlambat, ia berpesan kepada istrinya agar menutup botol obat itu dan menyimpannya di lemari.

Istrinya yang sedang sibuk di dapur sama sekali lupa dengan pesan suaminya. Anaknya yang sedang bermain-main melihat botol obat itu, lalu menghampirinya. Merasa tertarik dengan warna obat yang ada di dalamnya, ia lalu menelan semuanya. Obat dengan dosis tinggi untuk orang dewasa itu membuat si anak tidak sadar. Ibunya segera membawanya ke rumah sakit. Namun, nyawa anak itu tidak tertolong.

Sang istri terguncang melihat kejadian ini dan merasa takut menghadapi suaminya. Tak lama kemudian suaminya datang ke rumah sakit melihat jasad anaknya. Ia menatap wajah istrinya lalu berkata, “Aku cinta kepadamu, sayang!”
Ucapan tak disangka-sangka dari suaminya ini merupakan sikap proaktif. Anak itu sudah mati. Ia tidak dapat dihidupkan kembali. Tidak ada gunanya mencari kesalahan-kesalahan istrinya. Disamping itu, kalau saja ia mau menyempatkan diri menutup botol obat itu, tentu kejadian ini bisa dihindarkan.

Tidak ada seorang pun yang harus disalahkan. Istrinya telah kehilangan anak satu-satunya. Yang ia butuhkan sekarang adalah hiburan dan ucapan simpati dari suaminya.

Jika setiap orang melihat kehidupan dari perspektif ini, maka berbagai persoalan di dunia menjadi ringan. Karena itu, tanggalkanlah sifat iri hati, cemburu, sikap tidak pemaaf, egois dan kecemasan, niscaya kau akan mendapati segala sesuatu yang kau bayangkan.

Hubungan yang sukses membutuhkan seseorang untuk jatuh cinta berkali-kali kepada orang yang sama.


(Author Unknown)

MENGHERANKAN BUKAN?

 Meurnut penielitan Unisvetrias Cabmrigde, tak jdai saol baaigmnaa urtuan hruuf dlaam sutau ktaa, ynag pialng petning adlaah huurf petrama ...